Raba-Bima. Mendapatkan Pelayanan Kesehatan di Rumah Sakit salah satunya pelayanan Kesehatan Jiwa dan NAPZA di Rumah Sakit Jiwa Mutiara Sukma adalah hak setiap warga Negara, tidak memandang apakah masyarakat tersebut mampu atau tidak mampu. Bagi masyarakat yang mampu, biaya bukanlah menjadi suatu kendala, tetapi bagi masyarakat kurang mampu, biaya bisa dipastikan menjadi kendala utama untuk mereka mendapatkan pelayanan kesehatan tersebut.
Dengan tujuan agar pelayanan kesehatan Jiwa dan Napza bagi Masyarakat yang Kurang Mampu di kota Bima bisa diakomodir pembiayaannya oleh Pemerintah Kota Bima, Kamis, 22 Oktober 2020 Direktur RSJ Mutiara Sukma, Dr. Evi Kustini Somawijaya, MM beserta Tim Perjanjian Kerjasama RSJ Mutiara Sukma yang terdiri dari Ketua, H Yahya Ulumuddin, S.Kep., Ns, Sekretaris Julastri Rondonuwu, SKM., MPH serta anggota Mujiasih, SKM melaksanakan kunjungan ke Dinas Kesehatan Kota Bima. Karena waktu yang bersamaan dengan kunjungan wagub NTB ke Kota Bima maka rombongan RSJ Mutiara Sukma yang dipimpin langsung oleh Direktur diterima oleh Kepala Seksi Sarana dan Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Bima, Ibu. Nursaitun, S.Si., Apt didampingi jajaran dibawahnya di Ruang Kepala Dinas.
Pada pertemuan ini Dr. Evi menyampaikan tujuan kunjungan tim RSJ Mutiara Sukma, dimana RSJ Mutiara Sukma ingin melakukan kerjasama untuk pelayanan kesehatan Jiwa dan NAPZA bagi masyarakat tidak mampu di Kota Bima. Ketua Tim PKS, H. Yahya juga menyampaikan data masyarakat di Kota Bima yang mungkin masih membutuhkan layanan Kesehatan Jiwa dan NAPZA serta data pasung tahun sebelumnya. Atas dasar tersebut diharapkan Kota Bima dalam hal ini Dinas Kesehatan Kota Bima bisa mengakomodir pembiayaan layanan kesehatan jiwa dan NAPZA yang mungkin dibutuhkan oleh masyarakat tidak mampu di Kota Bima.
“Harapan kami kerjasama tentang layanan kesehatan jiwa dan NAPZA bagi masyarakat tidak mampu di Kota Bima yang membutuhkan, tahun depan sudah bisa diakomodir”, pungkas Dr. Evi dalam pertemuan tersebut.
“Kami akan sampaikan segera kepada bapak Kepala Dinas Kesehatan, kami juga berharap kerjasama ini bisa kita realisasikan pada tahun 2021”, ucap Bu Saitun pada akhir pertemuan tersebut. (HUMAS RSJMS)