Mataram (10/8/20) Berdasarkan Permenkes 269/ MENKES /PER/III/2008 menyebutkan bahwa
“Rekam Medis adalah Berkas yang berisikan catatan dan dokumen tentang identitas pasien, pemeriksaan, pengobatan, tindakan, dan pelayanan lain yang telah diberikan kepada pasien”, Rekam medis meruapakan catatan yang berisi informasi yang sangat penting penting baik bagi pasien maupun bagi sarana pelayanan kesehatan itu sendiri, untuk itu dibutuhkan penyelenggaraan pelayanan rekam medis yang sesuai dengan peraturan, agar mendapatkan pelayanan yang bermutu dan professional.
Penyelenggraan pelayanan rekam medis di RSJ Mutiara Sukma dilaksanakan oleh Instalasi Rekam Medis, dimana untuk pengawasan dalam penyelenggaraan rekam medis tersebut dilaksanakan oleh Panitia Rekam Medis. “Panitia Rekam Medis” disini bertugas melakukan evaluasi format rekam medis, tingkat keterbacaan isi rekam medis, tingkat keterisian rekam medis dan ini dilakukan evaluasi secara berkala yang dilaporkan pada Direktur RSJ Mutiara Sukma.
Berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan rekam medis pagi ini (10/8/2020) pada apel pagi Kepala Bidang Pelayanan, Dr. Wiwin Nurhasida menyampaikan hasil review Panitia Rekam Medik TW II Tahun 2020 “beberapa indikator pada hasil review ini masih memiliki nilai kurang dari 85% (rendah) misalnya ketepatan waktu pengisian, kelengkapan pengisian dokumen dan Keterbacaan dokumen Rekam Medis, tetapi beberapa indikator sudah mencapai nilai yang bagus yaitu Ketepatan penggunaan kode diagnosa dan tindakan dan Ketepatan waktu pengembalian berkas Rekam Medik. Untuk indikator yang kurang saya harap Profesional Pemberi Asuhan (PPA) lebih memahami lagi kebijakan dan peraturan tentang penyelenggaraan pelayanan rekam medis dan diharapkan Instalasi Rekam Medis sebagai unit pelaksanannya juga menyampaiakan kebijakan dan peraturan yang ada kepada pasra PPA, hal ini agar kita bisa meningkatkan pelayanan yang kita berikan”, ujar Dr. Wiwin panggilan akrab beliau.
“Kami mohon kerjasamanya untuk semua Profesional Pemberi Asuhan untuk memperhatikan dan memenuhi indikator-indikator yang masih memiliki nilai rendah tersebut, dan terimakasih juga untuk pemenuhan beberapa indikator yang sudah bagus, pungkas Dr. Wiwin di akhir kalimatnya. (ACE/RSJMS)