RSJ MUTIARA SUKMA PERINGATI HARI KESEHATAN JIWA SEDUNIA

MATARAM-Rumah Sakit Jiwa Mutiara Sukma merayakan puncak peringatan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia (HKJS) yang jatuh pada 10 Oktober. Tahun ini, peringatan HKJS tidaklah sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Ditengah Pandemi Covid 19, peringatan menerapkan protokol kesehatan. Meski begitu peringatan ini tetap bermakna mendalam. Khususnya bagi penggerak-pemberi layanan dan pemerhati kesehatan jiwa NTB. “Mungkin terkesan tidak terlalu meriah, namun keyakinan akan semangat dari Hari Kesehatan Jiwa Sedunia akan tetap tinggi,” kata Direktur RSJ Mutiara Sukma Dr Evi Kustini Somawijaya, MM, kemarin.

Dijelaskan, tujuan dari peringatan HKJS ini untuk menghormati hak-hak Orang Dengan Masalah Kejiwaan (ODMK), Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Memperluas program pencegahan masalah kesehatan jiwa pada penduduk beresiko tinggi. Memperluas pelayanan yang memadai, mendekatkan akses bagi mereka yang membutuhkan. Serta meningkatkan upaya kesehatan jiwa secara optimal. “HKJS juga menjadi momentum kampanye  yang masif di pelosok negeri dalam upaya pencegahan dan penanggulangan masalah kesehatan jiwa dengan meningkatkan komitmen dan kepedulian seluruh komponen masyarakat untuk mewujudkan masyarakat sehat jiwa,” urai Dr. Evi, sapaan karibnya. 

Selain itu lanjut dia, peringatan HKJS ini juga bertujuan memberikan informasi efektif tentang pengendalian masalah kesehatan jiwa. Mendorong kesadaran dan kepedulian terhadap upaya kesehatan jiwa. Serta meningkatkan kolaborasi para pemangku untuk mendekatkan akses layanan kesehatan jiwa bagi seluruh lapisan masyarakat. “Kami rumah sakit dengan layanan kekhususan jiwa telah melaksanakan layanan kuratif dan rehabilitatif. upaya-upaya promotif preventif dalam rangka penanggulangan masalah kesehatan jiwa,” ujar beliau.

Bahkan, RSJ Mutiara Sukma bekerja sama dengan keluarga, fasilitas kesehatan lain, baik dilayanan kesehatan tingkat pertama maupun  rujukan tingkat lanjut. Evi memberikan apresiasi pada mitra peduli kesehatan jiwa. Seperti TPKJM (Tim Pembina Kesehatan Jiwa Masyarakat) NTB , TPKJM (Tim Pelaksana Kesehatan Jiwa Masyarakat) khususnya di Kota Mataram. 

Untuk Diketahui TPKJM beranggotakan instansi terkait dengan segala hal yang berhubungan dengan kesehatan jiwa masyarakat. Mulai dari puskesmas digarda terdepan, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Polisi Pamong Praja, kepolisian dan lainnya. Mereka mengemban tugas dan tanggung jawab memastikan masyarakat dengan masalah kesehatan jiwa tertangani dengan baik, benar, dan adekuat.  “Menjadi keberhasilan yang mengharukan ketika melihat ODGJ menjadi mandiri, berdaya, produktif, sehat dan bahagia. Mencapainya bukanlah hal yang mudah. Disinilah dibutuhkannya kerja keras kita bersama,” kata Dr. Evi.

Di sisi lain terkait ketersediaan obat jiwa, jumlah, serta kompetensi tenaga kesehatan  perlu ditingkatkan. Ditingkat rumah tangga, kasus pasung, ODGJ terlantar, risiko bunuh diri menjadi pekerjaan rumah (PR) kesehatan jiwa yang masih harus diselesaikan. Dukungan dari semua pihak secara simultan dan berkesinambungan memantapkan harapan akan terurainya masalah-masalah tersebut. (HUMAS RSJMS)