Sumbawa Barat – Concern terhadap pengasuhan anak di era serba digital saat ini, Direktur RS Mutiara Sukma menjawab permohonan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB ) dan menugaskan salah satu Psikolog Klinis untuk menjadi narasumber pada acara yang digelar oleh DWP tersebut, Senin (22/09).
Dalam rangka meningkatkan pemahaman dan peran orang tua dalam menghadapi tantangan pengasuhan di era digital, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) KSB menyelenggarakan kegiatan literasi parenting dengan tema Digital Parenting.
Didampingi Suratni, S.Kep., Ns., MPH selaku Promotor Kesehatan RSJMS, dalam penyampaian materinya, Psikolog RS Mutiara Sukma Hellen Citra Dewi, M.Psi., Psikolog membahas berbagai tantangan yang dihadapi orang tua dalam membimbing anak di tengah kemajuan teknologi informasi. Materi mencakup pentingnya membangun komunikasi yang sehat antara orang tua dan anak, membatasi penggunaan gawai secara bijak, serta mengenali dampak positif dan negatif dari media digital terhadap perkembangan psikologis anak.
Selain itu, peserta juga dibekali dengan strategi dan pendekatan dalam mendampingi anak menggunakan teknologi secara aman dan bertanggung jawab. Fokus utama kegiatan ini adalah mendorong orang tua agar lebih adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai dasar dalam pengasuhan.
Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari para peserta yang terdiri dari anggota Dharma Wanita. Diskusi interaktif juga mewarnai sesi materi, di mana peserta dapat bertanya langsung dan berbagi pengalaman mengenai peran mereka sebagai orang tua di era digital.
Melalui kegiatan ini, DWP BPKAD dan Diskominfo KSB berharap dapat meningkatkan kesadaran dan kapasitas orang tua dalam menerapkan pola asuh yang tepat di tengah tantangan dunia digital yang terus berkembang. Literasi parenting semacam ini diharapkan dapat menjadi bekal penting dalam menciptakan lingkungan keluarga yang sehat, aman, dan suportif bagi tumbuh kembang anak.