Mataram – Pada hari ini, Kamis (30/10) bertempat di Aula Tulip, Rumah Sakit Mutiara Sukma mengadakan diskusi terkait Standar Prosedur Operasional (SPO) downtime listrik. Pertemuan ini melibatkan bidang Pelayanan, Penunjang, dan juga Tata Usaha untuk membahas langkah-langkah menjaga kontinuitas layanan.
Ditekankan bahwa semua pemasangan alat medis harus dikoordinasikan dengan IPSRS. Listrik harus tersedia 24/7, dengan dukungan Genzet dan UPS selama maksimal 30 menit saat terjadi gangguan. Setiap unit diharapkan menyusun SOP mengenai downtime, termasuk estimasi waktu dan kompensasi bagi pasien.
Pemasangan pengeras suara untuk informasi kepada pasien dan kotak saran di ruang tunggu juga akan dilakukan. Diskusi ini bertujuan untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan pasien meskipun dalam kondisi listrik mati.
Diskusi ini menunjukkan komitmen Rumah Sakit Mutiara Sukma untuk meningkatkan sistem kelistrikan dan manajemen downtime. Dengan koordinasi yang baik, penyusunan SOP yang jelas, dan komunikasi yang efektif, diharapkan pelayanan kepada pasien tidak terganggu meskipun dalam kondisi listrik mati.
Semoga langkah-langkah yang telah disepakati dapat segera diimplementasikan demi kenyamanan dan keselamatan semua pihak.