Kepala Seksi Penunjang Medik

Berdasarkan Peraturan Gubernur Nomor 53 Tahun 2019 tentang Pembentukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Rumah Sakit Jiwa Mutiara Sukma Provinsi Nusa Tenggara Barat, Tugas dan Fungsi Kepala Seksi Penunjang Medik RSJ Mutiara Sukma adalah sebagai berikut

RINGKASAN TUGAS

melaksanakan perencanaan, pemantauan, pengendalian, pengawasan, evaluasi dan pelaporan dalam pelayanan farmasi, pelayanan gizi, pelayanan laboratorium

 

RINCIAN TUGAS

  1. melaksanaan penyusunan program kerja Seksi Penunjang Medik;

  2. melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis, bahan koordinasi, bahan pembinaan dan bahan pengendalian aspek Penunjang medik;

  3. melaksanakan pengendalian kegiatan Seksi Penunjang Medik;

  4. membantu Kepala Bidang Penunjang melaksanakan kegiatan penunjang medik;

  5. membantu Kepala Bidang Penunjang melaksanakan monitoring dan evaluasi penyelenggaraan kegiatan Seksi Penunjang Medik;

  6. membantu Kepala Bidang Penunjang melaksanakan verifikasi dan menyusun bahan rekomendasi terhadap permohonan bantuan keuangan dan bantuan hibah/bantuan sosial di seksi Penunjang Medik;

  7. membantu Kepala Bidang Penunjang dalam menyelenggarakan penelitian dan pengembangan serta penapisan teknologi bidang kesehatan;

  8. melaksanakan perencanaan, pengusulan, penyediaan dan pendistribusian sarana dan prasarana seksi penunjang medik;

  9. melaksanakan pengendalian dan pengawasan kegiatan Penunjang Medik;

  10. melaksanakan evaluasi hasil dan mutu pengelolaan penunjang medik;

  11. melaksanakan penyusunan bahan telaahan staf seksi penunjang medik sebagai bahan pertimbangan pengambilan kebijakan;

  12. melaksanakan pelaporan dan evaluasi kegiatan Seksi Penunjang Medik;

  13. melaksanakan penyusunan standar operasional prosedur penyelenggaraan seksi penunjang medik;

  14. melaksanakan koordinasi dengan unit kerja terkait; dan

  15. melaksanaan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

FUNGSI

  1. Penyusunan kebijakan, perencanaan dan pelaporan penyelenggaraan kegiatan Seksi Penunjang Medik;

  2. Penyelenggaraan kegiatan pelayanan Penunjang Medik;