RSJMS ANTI FRAUD, JAJARAN MANAJEMEN LAKSANAKAN PENANDATANGANAN KOMITMEN BERSAMA

Mataram, Setelah mengikuti sosialisasi dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan, Kamis (30/07/20) via daring tentang Fraud Control Plan seluruh jajaran manajemen Rumah Sakit Jiwa Mutiara (RSJMS) Sukma melaksanakan penandatanganan komitmen bersama untuk mengimplementasikan Fraud Control Plan, Kamis (06/08/20). Penandatanganan bersama dipimpin langsung oleh Direktur Rumah Sakit Jiwa Mutiara Sukma, Dr. Evi Kustini Somawijaya, MM pada saat apel pagi.


Fraud adalah perbuatan-perbuatan yang melawan hukum yang dilakukan dengan sengaja untuk tujuan tertentu (manipulasi atau memberikan laporan keliru terhadap pihak lain) dilakukan orang-orang dari dalam atau luar organisasi untuk mendapatan keuntungan pribadi ataupun kelompok yang secara langsung atau tidak langsung merugikan pihak lain. 


Kenapa harus ada Pengendalian Fraud ?

Dalam Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2014 tentang Peningkatan Kualitas Sistem Pengendalian Intern dan Keandalan Penyelenggaraan Fungsi Pengawasan Intern dalam Rangka Mewujudkan Kesejahteraan Rakyat menyatakan bahwa sistem pengendalian kecurangan dapat mencegah, mendeteksi, dan menangkal korupsi.

Dan Program Fraud Control Plan adalah merupakan tindakan pencegahan dan deteksi dini terhadap fraud bagi suatu organisasi salah satunya adalah Rumah Sakit Jiwa Mutiara Sukma, ujar Haji Yahya sapaan akrab Kepala Bagian Tata Usaha sebelum penandatanganan dilakukan. 


Oleh Karena itu sejalan dengan salah satu misi Provinsi NTB “Birokrasi Bersih dan Melayani” maka Jajaran manajemen RSJ Mutiara Sukma beserta seluruh Civitas Hospitalia RSJ Mutiara Sukma harus berkomitmen untuk mengimplementasikan Fraud Control Plan sebagai suatu tindakan pencegahan dan deteksi dini terhadap kecurangan di RSJ Mutiara Sukma.


Kami, Pimpinan, jajaran Manajemen dan seluruh pegawai Rumah Sakit Jiwa Mutiara Sukma berkomitmen untuk mengembangkan dan mengimplementasikan sistem pengendalian fraud atau fraud control plan (FCP) di Rumah Sakit Jiwa Mutiara Sukma. Dengan komitmen ini, kami akan turut serta dan berperan aktif dalam mencegah dan menangkal terjadinya fraud, mendeteksi secara dini kejadian fraud, serta menangani atau merespon kejadian fraud sehingga dapat mewujudkan Rumah Sakit Jiwa Mutiara Sukma yang bebas dan bersih dari fraud, ujar Dr. Evi Kustini Somawijaya, MM pada saat membacakan komitmen.


RSJ Mutara Sukma telah mengawali pengendalian korupsi dan gratifikasi dengan program pembangunan Zona Integritas, dimana RSJ Mutiara Sukma telah mendapatkan predikat “Wilayah Bebas Korupsi pada Tahun 2017 (Ace/RSJMS)